Gejala penyakit ginjal adalah tanda-tanda dari penyakit yang terjadi pada ginjal. Ginjal sendiri adalah sebuah organ eksresi yang bentuknya mirip kacang. Ginjal yang merupakan bagian sistem urin memiliki fungsi untuk menyaring kotoran khususnya urea dari darah dan kemudian membuangnya dalam bentuk urin. Ada cabang ilmu dalam kedokteran yang khusus membahas tentang ginjal yakni nefrologi. Penyakit ginjal sendiri terjadi tanpa adanya keluhan yang berarti. Namun, bukan berarti kita tidak bisa mendeteksi gejala sakit ginjal untuk penanganan yang lebih cepat agar terhindar dari berbagai macam penyakit ginjal.
Tanda dan Gejala Penyakit Ginjal
Gejala sakit ginjal bisa dibagi menjadi dua golongan yakni gejala sakit ginjal akut dan kronis yang ditandai dengan ciri-ciri sebagai berikut:
1. Gejala sakit ginjal akut, ciri-cirinya adalah sebagai berikut:
-Mata dan kaki bengkak
-Penderita mengalami kolik atau rasa nyeri di pinggang yang sangat hebat
-terasa sakit ketika buang air kecil
-buang air kecil sangat sedikit
-penderita sering demam
-buang air kecil berwarna merah atau darah
-sering buang air kecil
-mengalami kelainan urin
2. Gejala sakit ginjal kronis, ciri-cirinya adalah sebagai berikut:
-Tidak ada tenaga dan merasa lelah dan lemas terus-menerus
-sering mual dan muntah
-nafsu makan berkurang
-mata dan kaki bengkak
-urin sangat sedikit
-selalu merasa gatal
-mengalami sesak napas
-wajah pucat / anemia
-kelainan urin
Selain gejala penyakit ginjal yang perlu diketahui, kita pun perlu tahu bahwa penyakit ginjal bervariasi. Ada beberapa macam penyakit ginjal yang mesti diketahui, antara lain sebagai berikut:
- Gagal ginjal akut adalah ginjal yang mendadak tidak berfungsi sehingga tidak bisa mengeluarkan urin.
- Nefritis akut adalah penyakit ginjal pada saringan ginjal atau glomerulus secara mendadak.
- Sindrom Nefrotik adalah gangguan pada saringan ginjal sehingga terjadi kebocoran protein ke darah dan mengalir ke urin.
- Gagal ginjal kronik adalah penyakit ginjal menahun yang menyebabkan fungsi ginjal menurun.
- Infeksi saluran kemih, yang terjadi pada ginjal hingga saluran kemih dan ditandai dengan rasa sakit ketika buang air kecil.
- Batu ginjal / saluran kemih yakni penyakit ginjal yang menyebabkan kolik dan urin berdarah.
- Tubulus ginjal mengalami gangguan.
- Obstruksi saluran kemih yakni penyakit ginjal khususnya pada saluran kemih yang dihalangi oleh tumor atau penyempitan.
- Gangguan ginjal.
Nah, agar terhindar dari gejala penyakit ini apalagi dari penyakit ginjalnya maka dibutuhkan proteksi atau pencegahan dari diri sendiri. Apa saja pencegahan penyakit ginjal yang bisa kita lakukan? Berikut beberapa tips pencegahannya:
- Perhatikan konsumsi air putih secukupnya dan lebih baik daripada mengonsumsi jamu atau herbal yang tidak jelas. Selain itu, kurangi konsumsi obat-obatan yang bukan merupakan resep dokter.
- Perhatikan berat badan agar tidak terjadi obesitas.
- Sebaiknya berhenti untuk merokok karena rokok bisa merusak fungsi organ-organ tubuh, tak terkecuali ginjal Anda.
- Olahraga secara teratur dan rutin. Tidak perlu olahraga berat namun yang penting adalah rutin agar fungsi ginjal lebih baik dan tidak ‘terkejut’.
- Rajin mengecek kesehatan dengan pemeriksaan urin dan darah.
Karena penyakit ginjal adalah termasuk penyakit yang sulit disembuhkan dan dapat masuk ke dalam tahap kronis, maka diperlukan pemeriksaan dini dan mengetahui gejala sakit ginjal. Nah, dengan mengetahui hal tersebut, kita menjadi lebih mudah untuk menemukan perawatan atau pengobatan agar penyakit ginjal tidak menjadi semakin parah. Jika sudah parah maka diperlukan perawatan yang lebih intensif baik terapi dan operasi. Sungguh sesuatu yang lebih sulit. Oleh karena itu, adalah lebih baik untuk mencoba tips pencegahan penyakit ginjal ketimbang harus mengalami gejala penyakit ginjal terlebih dahulu.

info ini benar benar bermanfaat buat ku, penyesalan slalu datang setelah perbuatan.
Sesak napas, sering buang air kecil, saking pinggang/ngilu pada bgian tulang dibawah payudara, mual, demam, lemes, kekurangan cairan.