Puisi Kesepian – Sendiri Dalam Sepi

Puisi Kesepian memang bisa kita jadikan sebagai media menuangkan perasaan hati ketika kita merasakan suasana kesepian entah karena ditinggal kekasih, keluarga ataupun sahabat kita. Selain itu, dengan membuat puisi juga bisa untuk mengasah kekreativitasan kita.

Puisi kali ini ialah kiriman dari teman kita yang bernama Nur Laili Ifridha dan Alvian Syah R. Jika dilihat dari isinya, si Laili merasakan kesepian karena telah ditinggal oleh sahabatnya. Menurut saya kalau kita kehilangan sahabat-sahabat rasanya memang lebih buruk dari pada kehilangan pacar. Tanpa sahabat kita tidak bisa tersenyum bahagia bersama dan menangis sedih bersama juga.

Untuk langsung melihat puisi kiriman dari Nur Laili Ifridha dan Alvian Syah R tentang puisi kesepian karena telah ditinggalkan sahabat atau pacarnya mari kita menuju Tempat Kejadian Puisi berikut.

Judul : Sendiri Dalam Sepi
By : Nur Laili Ifridha
Email : nurlailiiftahlanaridhallakah@gmail.com
Puisi Kesepian
Dulu tawa menghiasi duniaku…
Gemerlap cinta membelai kalbu…
Hingga datang panah keangkuhan …
Mengusir jiwa penghias hati…

Mereka telah pergi…
Meninggalkan sejuta kenangan sejati…
Menciptakan kesunyian dalam sepi…
Maafkanlah diri hina ini…

Kumohon kalian kemari…
Tuk hiasi hati dalam penjara sunyi…
Tanpamu hidup bagai daun kering…

Sahabat…
Buatlah hariku berwarna..
Komohon kembali …
Kumohon…

Judul : Menunggu Cinta
By : Alvian syah R
Email : nalvigadungan@yahoo.com
Facebook : alvigadungan@yahoo.com

…Hari demi hari telah berganti
…Rembulan yang awal bulat menerang kini telah hilang
…Berganti dengan bulan baru
…Bunga2 yang bersemi kini telah layu tersapu waktu

…Daun2 rindang mulai berjatuhan tersapa angin
…Namun,waktu tak menyinggung kesepian yang menyelimuti
…Aku yang tegak berpijak diatas kesepian kini mulah bosan
…Ingin rasa hati bersandar kepada hati yang ingin berbagi

…Lama aku berjalan namun belum ada cinta yang menyapa
…Kapan
…Kapan cinta datang menghampiri,mengusir rasa sepi yang menghantui
…Semoga yang terbaik sedang menanti ku yang sedang berjalan mengiringi waktu

Itulah puisi yang dikirim oleh Nur Laili Ifridha dan Alvian Syah R. Wow, rangkaian kata-katanya indah sekali munurut saya. Untuk temanku Nur Laili Ifridha teruskan minat kamu untuk membuat puisi ya :D . Kayaknya kamu berbakat lho, saya tunggu puisi-puisi lainnya dari kamu yah. Untuk Alvian Syah R juga terimakasih telah mengirim puisinya :D . Saya tunggu kiriman puisi kalian lagi ya :D

Untuk teman-teman yang lain juga boleh kirim puisi ke MuhtarHabibi.com dengan tema apapun yang sesuai selera temen-temen sekalian. Caranya mudah kog, masuk aja lewat halaman kirim puisi. Setelah itu isi kolom-kolom perintahnya. Puisi yang kalian kirim bakalan saya publish di blog saya ini agar puisi buatanmu bisa dibaca oleh teman-teman kita se-Indonesia.

Selain Nur Laili Ifridha dan Alvian Syah R, banyak juga yang sudah kirim puisinya ke sini. Seperti puisi sahabat sejati yang telah dikirim oleh Ezza, coba baca juga deh. Saya tunggu kiriman puisi-puisi dari teman-teman sekalian yah :D . Semoga puisi dari Nur Laili Ifridha dan Alvian Syah R diatas menuangkan suasana yang pas dihati kamu saat ini yang bertemakan puisi kesepian.

Jika artikel ini bermanfaat silahkan tekan tombol suka dan tweet agar temen-temen anda di google+, facebook, dan twitter juga merasakan manfaatnya :D. Berbagi tak pernah rugi........

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Post Navigation