Puisi Tentang Ibu

Puisi tentang ibu – Saya yakin temen-temen semua sangat menyayangi ibu, begitupun juga dengan saya. Ibu yang memperjuangkan saya untuk bisa keluar dari rahimnya dengan penuh harapan kesempurnaan hidup. Ibu yang merawat saya dari kecil hingga sekarang. Ibu yang memberi pendidikan yang berarti. Ibu yang mengajari saya untuk tidak mudah putus asa saat kegagalan melanda. Begitu besar jasa ibu untuk kehidupan saya. Untuk ibu saya tercinta, puisi persembahan dari aku anakmu untukmu bu :

Puisi Tentang Ibu

Puisi Tentang Ibu
Tema : Puisi Tentang Ibu
Judul: Ibu Bohong!!!
Cipt : Muhtar Habibi S.

Ketika nafas pertama berhembus
Tak ada sadarku melihat ibu
Mungkin hanya kebahagianmu
Atas lahirnya senyawa hidup

Penuh harapmu
Untuk aku yang terlahir
Sebuah sejarah baru
Yang engkau inginkan berhasil mengalir

Setelah kini aku jadi remaja
Kata khilafku sering terucap
Sedikit menggoreskan luka
Namun engkau tidak membalas

Baru itu aku sadari
selalu terucap tak fakta dari bibirmu…
Baru itu aku sadari
Engkau telah banyak mengucap bohong bu…

Dari itulah Awal tercipta
Sebuah kata “Ternyata”

Ibu bohong!!!!!!!!!

Saat aku tanya
“ibu sudah makan”?
Engkau jawab
“Sudah nak, makanlah dulu nasi tinggal sedikit”

Ibu bohong!!!!!!!!!
Saat aku tawarkan
“Minumlah bu, ini hanya 1 gelas air yang tersisa”
Engkau jawab
“Ibu tidak haus nak, minumlah! kan tadi kegiatanmu sangat melelahkan”

Ibu bohong!!!!!!!!!!
Saat aku menangis
“karena terdapat kesakitan batin yang sekian lama menyiksamu”
Engkau masih bisa bilang
“Jangan menangis nak, Tidak ada kesakitan yang benar-benar menghancurkan ibu”

Ibu Bohong!!!!!!!!!
Ibu Bohong!!!!!!!!!
Ibu Bohong!!!!!!!!!
Ibu Pembohong!!!!!!

Kenapa ibu tidak bicara jujur?
Apakah kau takut kejiwaanku menjadi gila?
Kenapa bu??!!!
Apakah kau takut Deritamu juga aku rasakan???!!!!

Untuk teman-teman semua, marilah mulai berusaha membuat ibu kita menjadi bahagia karena sudah melahirkan kita. Jangan kecewakan ibu kita dengan perbuatan yang menyakiti perasaannya karena pasti kelak ibu akan tiada didunia ini dan celakanya kita belum sempat meminta maaf. Hal itu pasti akan membuat kita menyesal yang teramat sangat. Mengingat kata orang-orang bahwa “surga ada ditelapak kaki ibu” aku beryukur dalam menjalani kehidupan didunia ini masih ada surga yang menemaniku. Semoga artikel ini bisa memberikan renungan yang positif bagi pembaca halaman bertemaa Puisi Tentang Ibu.

Jika artikel ini bermanfaat silahkan tekan tombol suka dan tweet agar temen-temen anda di google+, facebook, dan twitter juga merasakan manfaatnya :D. Berbagi tak pernah rugi........

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Post Navigation